Om Swasty Astu

Selamat Datang di Perguruan Raj Yamuna dan TK Raj Yamuna, ke hadirannya sangat besar hartinya bagi semua keluarga besar.

Dokumentasi Kegiatan Siswa-Siswi TK Raj Yamuna

Perayaan Hulang Tahun Anak. Yang merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap bulan untuk merayakan anak-anak yang berulang tahun pada bulan bersangkutan.

Dokumentasi Perayaan Hari Raya Nyepi

Setiap Pergantian Tahun Saka dan Peryaan Nyepi di adakan upacara Ngerupuk dan Menggosong Ogoh-ogoh yang dilaksanakan oleh seluruh humat Hindu baik di Bali maupun di luar Bali.

Penampilan ana-anak saat perayaan ulang tahun anak

Momen yang disediakan sekolah untuk memberikan kesempata anak-anak berani tampil. sejak dini

Program Tetap Sekolah Mengenal Lingkungan

Program yang bertujuan memberikan pendidikan awal kepada anak tentang pentingnya mengenal lingkungan yang ada di sekitarnya..

Selasa, 29 Juli 2014

PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Dalam rangka membantu pemerintah dan ikut serta mencerdaskan bangsa dan pemerataan pendidikan, maka Perguruan Raj Yamuna telah membuka pendaftaran siswa baru dari tingkat TK-SD dan SMP untuk tahun pelajaran 2014/2015. Pendaftaran ini sudah di mulai dari Bulan Januari sampai Bulan Juni dan untuk keterangan lebih jauh dapat mengubungi atau datang ke sekolah kami dengan alamat :
        Jalan Sekar No. 1A By Pass Ngurah Rai Denpasar
     Telp.(0361) 462452
     Email : sd.rajyamuna@gmail.com, rajyamuna_rys@yahoo.com,  
                smp.rajyamuna@gmail.com, tkrajyamuna@gmail.com
     Web-site : www.sdrajyamuna.co.nr atau blog :sdrajyamuna.blogspot.com
                     www.rajyamuna.co.nr, www.tkrajyamuna.blogspot.com






Selasa, 29 April 2014

PROFIL TK RAJ YAMUNA DENPASAR

Senin, 28 April 2014

MEMERIAHKAN ACARA MELEPAS MATAHARI 2013


Share

Atraksi Seni Meriahkan Acara Melepas Matahari 2013Acara melepas matahari 2013di  Kota Denpasar berlangsung di areal Patung Catur Muka, dengan dimeriahkan berbagai atraksi kesenian modern dan tradisional. Acara melepas matahari yang dirangkai penutupan even Denpasar Festival ke-VI, dihadiri Walikota Denpasar, IB Rai Dharawijaya Mantra; Wakil Walikota, IGN Jaya Negara; Sekda Kota, AA Ngurah Rai Iswara; Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya; Kapolresta, Dandim 1611/Badung, tokoh-tokoh masyarakat dan kepala SKPD.
Ketua panitia, AA Oka Suwetja, di hadapan undangan melaporkan, kegiatan melepas matahari 2013 merupakan satu rangkaian dengan kegiatan Denpasar Festival ke-6 yang digelar mulai 28 s.d. 31 Desember 2013. Kegiatan melepas matahari 2013 didukung ratusan seniman dari berbagai sekolah dan kantong-kantong seni yang ada di Kota Denpasar. Dengan kegiatan ini, diharapkan mampu mempererat dan mempertebal rasa persatuan dan persaudaraan antarsuku, ras dan etnis yang ada di Kota Denpasar, serta dengan rasa optimis dalam menyongsong datangnya Tahun Baru 2014.
Dengan mengambil tema “Denpasar Rumahku Kotaku, Creative In Motion” kegiatan ini dimulai sejak pagi hari dengan parade sanggar tari se-Kota Denpasar diikuti sekitar 4.000 penari. Dilanjutkan dengan atraksi marching band,  lomba melukis, festival permainan tradisional anak dan tetabuhan gambang klenengan oleh seka gambang Manika Shanti.
Acara melepas matahari 2013 didahului doa bersama lintas agama dipimpin Ketua FKAUB Denpasar, IB Wiana, dilanjutkan dengan parade atraksi kesenian dari beberapa sekolah yang ada di Kota Denpasar, seperti SD Cipta Darma, SD Raj Yamuna, Sekolah Dwijendra dll. Selanjutnya menjelang pergantian tahun,  ditutup dengan peniupan terompet tepat pukul nol-nol menandai datangnya tahun baru 2014. Di mana acara ini diliput live  stasiun televisi nasional. Menyongsong datangnya tahun baru 2014, Walikota Denpasar, IB Rai Dharamawijaya Mantra, mengajak segenap warga kota menyambut tahun baru dengan penuh rasa optimisme. ‘’Denpasar sebagai kota warisan budaya, tempat tumbuh dan berkembangnya berbagai budaya yang multi etnik harus tetap terjaga dalam bingkai NKRI,’’ ujarnya.
Walikota juga tak lupa mengucapkan terimakasih, atas segala dukungan yang diberikan, sehingga pembangunan di Kota Denpasar dapat berjalan sesuai rencana. Selain itu, Rai Mantra juga mengucapkan terimakasih dan dukungan semua pihak karena Denpasar Festival ke-6 dan menyambut Tahun Baru 2014 berjalan aman, kondusif dan lancar.  (Sumber : Raj Yamuna dan Denpost)

OGOH-OGOH TK RAJ YAMUNA





Keluarga besar Perguruan Raj Yamuna Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1936, dumogi sareng sami ngemolihang kerahayuan lan Kerahajengan. Untuk memeriahkan perayaan Nyepi, seluruh staff , Guru dan siswa Raj Yamuna mengadakan pawai ogoh-ogoh yang dilaksanakan pada hari sabtu pagi yang mengambil start dari Sekolah kemudian ke jalan Sekar ke timur menuju Jalan By Pass Ida Bagus Mantra belok kekiri menuju Jalan By Pass Ngurah Rai dan kembali ke Sekolah, rute ini sudah sangat melelahkan bagi anak-anak yang diikuti dari TK, SD  sampai SMP. Pawai ogoh-ogoh ini dilaksanakan lebih awal dari jadwal pelaksanaan pawai yaitu malam pengerupukan mengingat anak-anak sudah libur minggu. Pelaksanaan kegiatan ini disamping mengenalkan sejak dini kepada anak-anak tentang Hari Raya Suci Agama Hindu beserta rentetan upacaranya juga sebagai upaya menggali potensi kreatifitas anak didik. karena ogoh-ogohnya merupakan hasil karya anak-anak dan guru.
Hari Raya Nyepi adalah bentuk perayaan untuk menyongsong Tahun Baru Saka, yang kebetulan untuk tahun 2014 ini bertepatan pada hari Senin, 31 Maret. Bagi umat Hindu Bali sendiri, Perayaan Hari raya Nyepi secara satu paket dilakukan dalam tahapan upacara 4 hari. Dimulai dari MelastiPecaruanPengrupukanNyepi (Puncak Hari Raya) dan terakhir Ngembak Geni pada keesokan harinya setelah Nyepi.
Dari keempat tahapan tersebut tentu saja Puncak Hari Raya adalah Nyepi itu sendiri, hari baru di mana umat Hindu Bali melaksanakan “Catur Brata” antara lain amati geni (tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Itulah sebabnya, hanya di Bali saja Earth Hour sudah ada sejak dari ribuan tahun lalu – secara rutin dilakukan sehari tiap tahunnya, bahkan sebelum penemu listrik Michael Faraday dan penemu lampu Thomas Alfa Edison lahir, Bali sudah mengenal Earth Hour.
Dari berbagai belahan bumi manapun di dunia, hanya di Bali saja, tiap sekali setahun selama 24 jamnya pesawat tidak boleh landing dan takeoff dari dan ke DPS- Ngurah Rai International Airport. Hanya di Bali saja dari jam 06 pagi WITA sampai jam 06 pagi keesokan harinya kendaraan apapun jenisnya tidak boleh bergerak (kecuali ambulans). Hanya di Bali saja seluruh gelombang FM radio dan UHF televisi dimatikan dalam 24 jam, kita bisa saja menyalakan TV/Radio di rumah, namun tidak menemukan channelnya.

Social Icons

SLIDE KEGIATAN

Featured Posts